Tiap awal bulan, kamu merasa uang gajianmu hanya mampir dan berlalu begitu saja? Apakah sampai sekarang kamu masih sering kesulitan buat nabung? Duh! Sayang banget deh. Kalau sampai saat ini kamu belum menemukan cara nabung yang tepat, pasti ada aja alasan yang bikin kamu terus nunda-nunda buat menabung.

Kamu merasa sulit menabung karena gaji masih kecil? Kamu merasa kebutuhan sehari-hari aja ngepas bagaimana mau nabung?

Tau gak sih? Gaji pas-pasan itu bukan jadi penghalang buat kamu untuk bisa nabung. Nabung ya nabung aja! Gak harus ada nominal tertentu yang sama dengan orang lain. Soalnya masing-masing orang berbeda kemampuan, kan?

Asalkan kamu tahu cara perencanaan dan pengelolaan keuangan, kamu pasti bisa nabung. Terutamamerencanakan kondisi keuangan yang sesuai gaya kamu.

Berikut ini ada 3 hal harus kamu lakukan agar kamu gak gagal terus dalam menabung:

 

1.Menentukan Target

Kalau kamu sudah punya target maka menabung akan terasa jauh lebih mudah. Karena kalau sudah jadi target, kamu dengan rela akan mengorbankan sebagian uang gajianmu untuk menabung. Yang biasanya bisa kamu gunakan untuk shopping atau hang out, sekarang bisa kamu gunakan untuk mencapai tujuanmu itu.

Apakah kamu tidak terbiasa atau sulit membiasakan diri untuk mulai menabung? Tidak usah khawatir. Mulai dari sekarang kamu harusbangun niat yang kuat dulu, coba tanyakan pada diri sendiri dengan jujur: Target tujuan nabung kamu untuk apa sih? Bayangkan manfaat yang kamu rasakan ketika nantinya target itu tercapai.

Misalnya, kamu ingin menikah 2 tahun lagi. Membayangkan keluarga baru yang bahagia nanti, tetapi kamu dan pasanganmu tidak punya pilihanlain selain tinggal di pondok mertua. Kamu yakin mau tinggal selamanya di sana? Pasti jawabanmu tidak. Dari sini kamu targetkan tabunganmu untuk membeli rumah.

Setelah kamu memiliki tujuan menabung yang jelas, menabung pun akan menjadi lebih fokus dan terarah.

 

2.Menahan Diri

Tidak ada jalan pintas untuk disiplin menabung. Yang harus kamu lakukan adalah menahan diri. Terutama dari kebiasaan buruk menghabiskan uang. Kamu harus tahu apa saja kebiasaan burukmu dalam menghabiskan uang. Dan kamu harus mulai menahan diri dari semua kebiasaan itu.

Seperti misalnya, mungkin kamu termasuk orang yang “lapar mata” saat belanja. Sekarang, kamu harus menahan diri. Kalau kamu termasuk jenis orang yang seperti ini, tahan dirimu untuk tidak sering pergi ke mall dalam beberapa waktu.

Kalau pun memang ada kebutuhan yang harus dibeli, fokus pada barang tersebut! Dan segera pulang setelah membelinya. Jangan sampai kamu kalap dan uangmu terbuang percuma karena membeli barang yang gak dibutuhkan. Membeli barang barang yang gak dibutuhkan sama aja dengan pemborosan lho!

Oke, intinya menahan diri!

Tapi, menghemat bukan berarti pelit ya. Jangan karena mau berhemat, kamu memangkas pengeluaran yang tidak seharusnya dipangkas. Misalnya, makan ikan asin setiap hari. Atau, kamu tidak makan buah-buahan padahal itu penting. Atau kamu beli kosmetik yang palsu karena harganya lebih murah.

Bagaimanapun juga, kamu tetap harus menomorsatukan kesehatan. Kalau kamu jatuh sakit, biaya yang dikeluarkan untuk berobat jauh lebih besar dibandingkan harga sepadan vitamin atau sekilo buah. Jadilah orang hemat dengan cara yang tepat, bukan dengan cara pelit apalagi terhadap diri sendiri.

 

3.Lacak Pengeluaranmu dan Otomatiskan Tabungan Anda (Tabungan Berencana)

Kamu harus bisa menimbang yang mana yang prioritas dan yang tidak prioritas. Contohnya seperti uang makan, cicilan kendaraan, dan uang transportasi. Dengan begitu, kamu bisa mengerem pengeluaran yang sifatnya tidak penting.

Setelah kamu tahu apa saja yang menjadi pengeluaran pokok tiap bulan, lanjutkan dengan mencatat biaya lainnya. Sering tanpa disadari saldo rekeningmu setiap bulannya terpotong untuk hal yang tidak prioritas, seperti ngopi di cafe, member Spotify, member gym dan lain-lain.

Pernah gak sih kamu menyadari kalau setiap bulannya ternyata kamu mengeluarkan uang untuk hal yang gak benar-benar dibutuhin? Parahnya lagi, pengeluaran itu jumlahnya gak kecil.

Mulailah membiasakan dirimu untuk selalu mempertimbangkan serta memperhitungkan setiap sen yang kamu keluarkan dari dompet. Cara yang paling sederhana dan mudah kamu lakukan adalah membuat tabungan berencana. Jadi ketika gajimu sudah masuk, bank akan mendebet otomatis sejumlah uang dari rekeningmu.

Atau kamu juga bisa mempertimbangkan menabung dalam bentuk “rumah” lho! Maksudnya, dengan kamu membeli rumah, artinya kamu menyisihkan sebagian gajimu untuk menyicil rumah.Kelebihan metode ini selain kamu bisa menyisihkan uang, kamu juga bisa dapat capital gainatau keuntungan yang besar. Rumah adalah instrument menabung yang menarik. Beli 300 juta, 3 tahun lagi bisa dijual seharga 500 juta. Sangat berbeda kalau kamu mobil. Beli 300 juta, 3 tahun dijual bisa cuma 150 juta. Menurut kamu lebih untung yang mana?

Sekarang membeli rumah sudah jauh lebih mudah dengan adanya Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Belum lagi, seperti di Riscon Group yang sudah meniadakan uang muka (DP). Dengan membayar booking fee antara Rp 500ribu sampai Rp 2Juta All in, kamu bisa memiliki rumah yang kamu inginkan.PR kamu untuk menabung beli rumah jadi semakin mudah karena kamu hanya perlu menabung untuk membayar cicilan bulanan mulai dari Rp 800ribu-an aja.

Lakukan Dengan Komitmen dan Konsisten

Boleh dibilang menabung itu seperti maraton. Garis finish-nya terlihat jauh sampai kamu tergoda berhenti di tengah jalan karena lelah. Tapi jika sudah melewati garis finish, rasanya pasti senang banget kan?Karena itu, kamu harus komitmen dan konsisten dalam hal menabung ini.

Jangan Tunda Lagi, Yuk Nabung!

Setelah kamu tahu tips apa saja yang bisa kamu lakukan agar menabung gak gagal terus, sekarang sudah saatnya kamu action. Jika kamu masih terus menunda untuk menabung, ingat lho! Penyesalan selalu datang diakhir cerita dan kita gak bisa balik ke masa lalu. Jadi, jangan tunda lagi ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hemat Itu Mudah Kok! Coba Deh 3 Tips Ini Agar Target Menabung Gak Gagal Terus.

by Riscon Realty time to read: 3 min
0