-> Kaum milenial diramalkan sulit memiliki rumah modern minimalis. Mereka yang lahir tahun 1980-2000 saat ini sangat akrab dengan gawai terbaru di tangannya. Informasi digenggam, kecerdasannya menentukan setiap keputusan hidupnya.  Pikirannyapun lebih moderat dan praktis, sangking praktisnya sampai-sampai ada yang meramalkan “Anak Milenial” kedepan sulit memiliki rumah.  Penyebabnya karena terlalu berorientasi kebutuhan praktis jangka pendek, sedangkan trend jangka pendek terus berubah dengan cepat. Keuangan milinial dinilai akan habis untuk mengikuti trend.
Sayangnya ramalan itu tidak sepenuhnya benar, Karena anak milenial yang melek informasi justru banyak dari mereka yang memilih beli rumah modern minimalis karena 5 alasan ini. Simak guys..

1.  Tahan Krisis

Hal unik dari sektor perumahan adalah nilainya tetap bertambah walaupun krisis global menerpa. Pada saat kondisi daya beli konsumen kembali membaik, properti perumahan modern minimalis jadi komuditi dengan nilai tinggi. Direktur PT Bank Tabungan Negara (BTN) Dasuki Amsir mengatakan, sektor yang biasanya terkena imbas gejolak krisis global yakni terkait dengan ekspor dan impor karena tergantung nilai kurs dolar.

Namun Dasuki menilai, untuk sektor perumahan tidak berimbas, karena hampir semua komponen terkait pembangunan perumahan umumnya berasal dari industri lokal dan transaksinya menggunakan rupiah.

“Sektor perumahan masih kuat dan minim terdampak ekonomi global karena hampir seluruh elemen untuk pembangunan masih menggunakan hasil lokal”, kata Dasuki (https://economy.okezone.com )

  1. Cash FlowCash flow yang dimaksud adalah arus kas dari rumah yang kita sewakan. Rumah minimalis dapat menjadi cash flow tambahan kita jika kita jadikan kontrakan, kost, tempat parkir umum atau lahan bisnis. Dengan itu rumah yang kita miliki dapat memberikan arus kas aktif disamping nilainya capital gainnya yang terus bertambah.
    Adakah selain property bentuk investasi yang memberikan anda cash flow selama jangka waktu berinvestasi sekaligus meningkat capital gainnya ? Jika tidak atau hanya salah satunya itu bukan bentuk tabungan terbaik 3. Capital Gain

Milenial  yang ‘melek’ informasi sadar kalau property adalah jenis tabungan terbaik. Dia membeli rumah minimalis modern dengan harga 300 juta, dalam dua tahun nilai rumahnya sudah 450 juta. Artinya dalam dua tahun ada potensi keuntungan 150 juta (50%).  Itulah capital gain. Terlebih saat ini baik pemerintah dan developer memberikan berbagai kemudahan untuk DP rumah minimalis, berikut cicilannya.
Capital gain sebesar  itu tidak kita dapatkan jika menabung di Bank

Baca Juga : https://www.risconrealty.com/tahun-politik-captive-market-jadi-strategi-riscon-realty/

  1. Prospek Bagus

Rumah adalah kebutuhan mendasar manusia. Pada saatnya setiap kita akan berfikir mempunyai rumah sendiri. Asumsi kebutuhan rumah di Indonesia meningkat 600-800 ribu rumah per tahun. DonnyRahajoe, Direktur Sinarmas Land menyampaikan Sinyal kenaikan properti tersebut, kata dia, sudah terlihat sejak tahun 2018. Walaupun kenaikannya dirasakan belum teralu signifikan. “Khusus perumahan, apalagi kalau lihat year on year semester pertama dari KPR yang disalurkan Bank BTN itu di atas angka rata-rata yang dihitung OJK, (yaitu) 19 persen,” ungkap Dhony. Untuk diketahui, PT Bank Tabungan Negara (BTN) mencatat pertumbuhan kredit sebesar 19,28 persen menjadi Rp 220,07 triliun pada kuartal III 2018 ini. Angka tersebut meningkat dari penyaluran kredit BTN di kuartal III tahun 2017 yang sebesar Rp 184,5 triliun. Pertumbuhan tersebut didorong kenaikan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Subsidi yang disalurkan melalui kucuran Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). “Jadi kita melihat ada tren naik. Apalagi yang milenial ini sudah mulai ada kebutuhan dan banyak relaksasi yang diberikan pemerintah,” imbuh dia. ( sumber : https://properti.kompas.com )

  1. Usia ProduktifMilenial saat ini harus benar-benar memperhatikan masa usia produktifnya. Pola konsumtif dan serba instan harus mulai dikurangi, justru harus diimbangi potensi yang kreatif dan informatif. Milenial dapat menambah arus kas pribadinya dengan informasi dan potensi kreatif yang ada padanya. Dari situ banyak anak-anak milenial yang bisa mengelola keuangannya dengan baik. Pola 70 % income mereka habiskan untuk konsumsi, 10% investasi bisnis jangka pendek, 20 % investasi properti dapat menjadi pola yang cocok  untuk  milenial. Mereka masih bisa menikmati pola konsumtif dan instan dengan 70% incomenya. Menyisihkan 10% untuk berbisnis online atau lainnya yang memiliki keuntungan jangka pendek, dan 20% mereka sisihkan untuk memulai rencana memiliki properti rumah.

Sumber : http://risconpromo.com/5-alasan-milenial-harus-mulai-beli-rumah-modern-minimalis-no-3-paling-ok/

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

5 Alasan Milenial Harus Mulai Beli Rumah Modern Minimalis (no 3 paling OK)

by Riscon Realty time to read: 3 min
0